Nekad Langgar Aturan, Sejumlah Truk Batubara Diamankan


JAMBI – jambidfacto.com, Unit Satuan Lalu Lintas Polresta Jambi amankan truk-truk pengangkut Batubara yang nekad melintas di wilayah hukum Kota Jambi, padahal Pemprov Jambi telah menerbitkan kebijakan yang tertuang dalam surat instruksi Gubernur Jambi Nomor: S.500.10.27.7/917/SETDA.PRKM/IV/2026 perihal Penghentian sementara operasional angkutan batubara melalui jalur darat mulai 10 hingga 21 Mei 2026. Kapolda Jambi juga sudah memberikan himbauan serupa, demi mendukung kelancaran pemberangkatan calon jemaah haji Provinsi Jambi tahun 2026.

Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. melalui Kasubnit Turjawali Satlantas Polresta Jambi Ipda Yosi Sudarso, membenarkan bahwa Pihaknya telah mengamankan truk-truk pengangkut Batubara yang beroperasi dan melintas diwilayah hukum Kota Jambi pasca terbitnya Instruksi Gubernur dan Himbauan Kapolda Jambi terkait Penghentian sementara operasional demi kelancaran Pemberangkatan calon jemaah Haji.

“Setelah menerima laporan dari personel Yanmas, tim Satlantas Polresta Jambi langsung tiba di lokasi truk-truk Batubara yang sudah dihentikan oleh warga.Sebanyak enam unit truk langsung digelandang ke Polresta Jambi, sementara enam kendaraan lainnya menyusul karena terkendala proses evakuasi di lapangan. Jadi total ada 9 truk yang diamankan di Mapolresta Jambi.” ujar Yosi.

Lebih lanjut Ipda Yosi menyampaikan, bahwa kejadian ini bermula adanya laporan dari warga yang menghubungi call center 110 tentang adanya aktivitas truk Batubara yang melintas di wilayah hukum Kota Jambi. Pihak personel Yanmas (Pelayanan Masyarakat) meneruskannya ke Unit Satlantas Polresta Jambi, kemudian kita sikapi dan tindaklanjuti. Minggu (17/5/2026)

“Kami mengapresiasi langkah warga yang turut menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masih adanya dugaan pelanggaran terhadap instruksi pemerintah daerah. Satlantas Polresta Jambi hanya mengamankan hingga berakhirnya masa Instruksi Gubernur Jambi, agar Pemberangkatan calon jemaah Haji Provinsi Jambi berjalan lancar.” Ungkap Yosi.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan publik, ditengah instruksi resmi pemerintah dan imbauan aparat kepolisian, masih adanya truk batubara yang bebas melintas dinilai menjadi bukti bahwa kepentingan bisnis diduga masih lebih dominan dibanding kepentingan publik dan kelancaran pelayanan jemaah haji.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *