JAKARTA – jambidfacto.com, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo secara konsisten memperkuat kesetaraan gender dengan menyiapkan talenta perempuan sebagai pemimpin masa depan.
Langkah strategis ini dilakukan untuk mendorong transformasi industri agribisnis agar semakin inklusif, adaptif, serta berdaya saing secara berkelanjutan melalui gelaran forum “Srikandi PalmCo: Women in Leadership – Speak to Lead, Lead to Inspire” di Jakarta pada Kamis (27/8).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan strategi jangka panjang perusahaan dalam merespons dinamika bisnis agribisnis yang kini menuntut gaya kepemimpinan holistik, adaptif, dan teliti. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan keunggulan komparatif alamiah pekerja perempuan guna memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan perusahaan.
“Perempuan sejatinya memiliki fondasi karakter yang sangat kuat untuk memimpin sektor industri yang penuh tantangan,” kata Jatmiko K Santosa.
Lebih lanjut Jatmiko mengatakan forum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi menjadi wujud nyata ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mencetak srikandi-srikandi tangguh yang siap memimpin di garda depan industri perkebunan.
“Perempuan memiliki daya tahan (resilience) yang lebih, serta tingkat ketelitian dan perhatian terhadap detail yang tinggi. Ini adalah hal-hal yang secara alamiah (by nature) sudah ada di dalam diri perempuan,” kata Jatmiko saat mengisi sesi Creating Impact Through Ownership & Initiatives.
Dalam kesempatan tersebut, Jatmiko juga memaparkan tiga pilar utama kepemimpinan, yakni walk the talk untuk menjaga integritas, clear communication, dan clear accountability.
“Tanggung jawab itu penting. Jangan pernah lari dari tanggung jawab,” kata Jatmiko menegaskan.
Senada dengan hal itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo sekaligus Ketua Srikandi PalmCo, Hilda Savitri, menyoroti pentingnya keberanian internal untuk menembus batasan struktural maupun kultural di dunia kerja profesional.
“Kita harus berani mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah keberanian untuk mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya mampu menjadi pemimpin,” ujar dia.
Program penguatan kapasitas ini turut didukung penuh oleh Holding PTPN melalui kehadiran Direktur SDM & Umum PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Endang Suraningsih, serta pelatihan public speaking bersama Staf Khusus Menko IPK Merry Riana. Melalui akselerasi ini, PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus meningkatkan rasio pemimpin perempuan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa industri perkebunan Indonesia semakin bersaing di tingkat global.(*)








