Safari Ramadan di Kebun Kayu Aro, Region Head PTPN IV Regional 4 Pererat Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim

Safari Ramadan di Kebun Kayu Aro, Region Head PTPN IV Regional 4 saat memberikan bantuan sembako

KERINCI – jambidfacto.com, Suasana Ramadan 1447 H yang penuh berkah terasa hangat di Masjid Fajar Islam, kawasan perkebunan kopi di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Region Head Regional IV PT Perkebunan Nusantara IV, Khayamuddin Panjaitan, bersama jajaran manajemen dan karyawan melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan bersilaturahmi bersama anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu.

Kegiatan yang digelar di Masjid Fajar Islam itu menjadi momen kebersamaan antara manajemen kebun, karyawan, serta masyarakat sekitar. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, seluruh peserta berkumpul dalam satu majelis yang dipenuhi rasa syukur dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan Dalam kesempatan tersebut, Khayamuddin Panjaitan menyerahkan santunan kepada fakir miskin dan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.

“Kehadiran anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya pada apa yang kita miliki, tetapi juga pada apa yang mampu kita berikan kepada sesama,” ujar Khayamuddin Panjaitan.

Ia juga menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah di lingkungan kerja.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah. Di tengah aktivitas dan kerja keras kita di kebun, jangan sampai kita lupa bahwa setiap pekerjaan yang kita lakukan juga memiliki nilai ibadah jika dijalankan dengan niat yang tulus,” katanya.

Pada kesempatan itu, Region Head juga menyampaikan ceramah singkat atau kultum kepada seluruh insan kebun. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh karyawan untuk melakukan muhasabah diri serta menjauhi sifat sombong agar tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi.

“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum untuk muhasabah diri dan memperbaiki niat dalam setiap pekerjaan. Sekecil apa pun pekerjaan yang kita lakukan akan bernilai besar jika dilakukan dengan keikhlasan,” tuturnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya manajemen untuk memperkuat nilai spiritual, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan perkebunan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara manajemen, karyawan, dan masyarakat sekitar kebun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *