KOTA JAMBI – jambidfacto.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama DPRD Kota Jambi terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terkait Air Bersih khususnya masyarakat yang terdampak kekeringan ditengah musim kemarau panjang.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E. memilih turun langsung ke tengah masyarakat yang terdampak kekeringan air bersih, bukan hanya sekedar melihat proses distribusi air dari mobil tangki, tapi juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, sehingga selaku wakil rakyat Ia mengetahui secara langsung apa yang menjadi keluhan warga khususnya terkait dengan kebutuhan Air Bersih.

Kali ini Kemas Faried mendampingi Wakil Walikota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dan Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Arianto, S.T, serta jajaran OPD terkait menyalurkan bantuan air bersih di kawasan Jalan Platur Utama RT 43 dan Perumahan Aura Bimantara RT 41, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, sebanyak 12.000 liter air bersih. Selasa (6/10/2026).
Menurut Ketua DPRD Kemas Faried, persoalan air bersih bukan sekadar persoalan teknis pelayanan, melainkan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Apalagi ketika sumur mengering dan distribusi air PDAM terganggu, aktivitas warga juga ikut terdampak. Karena itu, Ia memilih mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat dan mencarikan solusi penanganannya yang terbaik.
Di hadapan warga Kemas Faried membuka ruang dialog, Ia mendengarkan bagaimana masyarakat menghadapi kondisi kekeringan yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya Pemerintah bersama DPRD harus memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalan kekeringan seorang diri.
“Kita datang bukan hanya untuk melihat air disalurkan, tetapi kita ingin mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat. Apa yang menjadi kesulitan warga harus kita dengarkan, catat dan kita carikan solusinya bersama,” ujar Kemas.
Kemas Faried menambahkan bahwa, dialog dengan warga menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD. Ia ingin keluhan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai percakapan saat kunjungan berlangsung saja. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan, harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan.
“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini harus menjadi catatan. Jangan sampai warga sudah menyampaikan keluhan, tetapi setelah itu tidak ada tindak lanjut. Kita ingin ada solusi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Kemas.
Lebih lanjut Kemas Faried mengatakan, menurutnya distribusi bantuan air bersih merupakan langkah cepat yang penting dilakukan untuk membantu masyarakat yang saat ini membutuhkan. Namun, penanganan tidak boleh berhenti pada bantuan air tangki saja.
“Air bersih ini kebutuhan dasar kita semua, ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air Pemerintah harus hadir. Bantuan air harus terus kita lakukan untuk wilayah yang membutuhkan, tetapi pada saat yang sama persoalan sistem distribusinya juga harus kita benahi,” tegas Faried.
Kemas Faried juga meminta agar wilayah yang paling terdampak menjadi prioritas dalam pendistribusian air bersih. Ia menilai, pemetaan kebutuhan di tingkat RT dan kelurahan penting agar bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat sasaran.
Sebelumnya Pemkot Jambi telah menetapkan Status Darurat Bencana Kekeringan pada 24 Agustus 2026 dan menyiapkan berbagai langkah penanganan, termasuk distribusi air bersih melalui sejumlah armada tangki.
Selain persoalan kekeringan, Pemkot Jambi juga tengah melakukan pembenahan sistem distribusi Perumdam Tirta Mayang. Berdasarkan keterangan Direktur Perumdam Tirta Mayang, gangguan booster turut memengaruhi kelancaran pengaliran air bagi sebagian pelanggan.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas menilai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor. DPRD, Pemkot Jambi, Perumdam Tirta Mayang hingga perangkat wilayah harus memiliki langkah yang terukur agar masyarakat memperoleh kepastian pelayanan.
“Kita harus duduk bersama. DPRD akan melihat apa yang menjadi persoalan di lapangan, pemerintah kota mengambil langkah penanganan, dan Perumdam juga harus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki,” pungkasnya.(*)









