Walikota Jambi Wacanakan Pengembalian CSR Lampu Jalan dari PT. SAS

Sikap Tegas Pemkot Jambi Dukung Penolakan Pembangunan Stockpile Batubara PT. SAS di Aur Kenali


KOTA JAMBI – jambidfacto.com, Pemerintah Kota Jambi menyatakan sikap yang dinilai sejalan dengan aspirasi masyarakat, yang menolak terhadap rencana pembangunan stockpile batu bara milik PT SAS, anak perusahaan RMKE Group, di kawasan Aur Kenali. Dalam pertemuan antara perwakilan BPR dan WALHI dengan Wali Kota Jambi, Senin (18/5/2026),

Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 14.55 hingga 16.05 WIB itu membahas polemik rencana pembangunan stockpile batu bara yang dinilai berpotensi mengganggu lingkungan serta ruang hidup masyarakat sekitar.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Jambi menegaskan sejumlah poin penting terkait sikap pemerintah daerah terhadap rencana aktivitas stockpile PT SAS di Aur Kenali.

Pertama, Wali Kota disebut menempatkan diri bersama masyarakat yang menolak keberadaan stockpile batu bara di wilayah tersebut. Sikap itu dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan lingkungan dan kesehatan warga.

Kedua, Pemerintah Kota Jambi merekomendasikan agar dilakukan pengkajian ulang oleh Kementerian ATR/BPN terhadap rencana pembangunan stockpile tersebut.

Selain itu, Wali Kota juga menilai secara ideal lokasi stockpile batu bara PT SAS seharusnya direlokasi dari kawasan Aur Kenali karena dianggap tidak sesuai dengan peruntukan wilayah berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Idealnya memang rencana stockpile batu bara PT SAS RMKE direlokasi dari wilayah Aur Kenali yang memang tidak pada peruntukannya berdasarkan RTRW,” demikian disampaikan dalam hasil pertemuan tersebut.

Tak hanya itu, Wali Kota Jambi juga mewacanakan pengembalian bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lampu jalan dari PT SAS di wilayah Penyengat Rendah RT 08. Langkah itu dinilai penting karena bantuan tersebut dianggap dapat mencederai status quo yang sebelumnya disampaikan Gubernur Jambi terkait polemik stockpile batu bara PT SAS di Aur Kenali. Sebagai gantinya, Pemerintah Kota Jambi disebut akan menganggarkan lampu jalan tersebut melalui APBD Kota Jambi.

Ketua BPR, Rahmat, menyambut positif sikap yang disampaikan Wali Kota Jambi. Ia menilai pemerintah kota telah menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat yang tengah mempertahankan ruang hidup mereka.

“Kami sebagai masyarakat menyambut baik dan berterima kasih kepada Pak Wali Kota Jambi yang telah berpihak kepada masyarakat yang mempertahankan ruang hidupnya agar tetap terjaga dengan baik dan sehat,” ujar Rahmat.

Polemik rencana stockpile batu bara di Aur Kenali belakangan menjadi sorotan publik karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, pencemaran, hingga gangguan kesehatan bagi warga sekitar.

Dengan adanya pertemuan ini masyarakat yang terdampak merasa lega dan mendapat harapan baru dari pemerintah kota Jambi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *