BATANG HARI, jambidfacto.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaksanakan kunjungan dan survei lapangan di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyusunan peta jalan (roadmap) dan pemetaan jenis pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional, yang mencakup pelayanan berbasis tradisi asli Indonesia, tradisi luar Indonesia, serta pelayanan kesehatan tradisional nonkonvensional.
Melalui survei lapangan ini, Kemenkes RI berupaya menghimpun informasi dan data yang diperlukan sebagai bahan penyusunan arah kebijakan serta pengembangan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Almi Cab, S.K.M., menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk mendukung pemetaan serta pengembangan pelayanan kesehatan tradisional di daerah.
“Alhamdulillah Kabupaten Batanghari menjadi salah satu lokasi pengumpulan informasi untuk mendukung proses pemetaan ini, semoga data dan informasi yang diperoleh diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai jenis pelayanan, pelaksanaan, serta potensi pengembangan kesehatan tradisional di Kabupaten Batanghari.” Ujar Almi Cab.
Penyusunan peta jalan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan pelayanan kesehatan tradisional yang terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperhatikan potensi kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan adanya kegiatan survei tersebut, diharapkan tersusun pemetaan yang komprehensif sebagai dasar perencanaan dan pengembangan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia pada masa mendatang.(*)









