Evaluasi Kinerja demi Konsistensi Produktivitas, Tim OSA PTPN III Kunker ke PTPN IV Regional 4 Jambi


JAMBI – jambidfacto.com, Tim Operational Strategic Advisory (OSA) PTPN III melakukan kunjungan kerja strategis ke PTPN IV Regional IV Jambi selama dua hari, 9–10 April 2026. Kunjungan ini merupakan langkah konkret penguatan pengawasan operasional PTPN III dalam menjaga konsistensi produktivitas di seluruh wilayah kerja.

Tim yang terdiri dari Ahmad Haslan Saragih, Amal Bakti Pulungan, dan Isnandar disambut langsung oleh Region Head Khayamuddin Panjaitan bersama Operation Head Bambang Agustian. Agenda diawali dengan rapat evaluasi kinerja produktivitas yang berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif.

Dalam forum tersebut, setiap capaian tidak hanya dipaparkan, tetapi dibedah secara mendalam. Tantangan operasional diurai satu per satu, sementara peluang peningkatan efisiensi dipetakan secara konkret.

Diskusi tidak berhenti pada angka, melainkan menyentuh aspek yang lebih mendasar: tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen kolektif dalam menjaga kualitas kerja. Usai evaluasi, tim OSA melanjutkan agenda dengan peninjauan langsung ke Kebun Tanjung Lebar.

Langkah ini menjadi bagian penting dari pendekatan pengawasan memastikan bahwa apa yang dibahas di ruang rapat benar-benar tercermin di lapangan. Di lokasi kebun, tim melihat kondisi riil operasional, sekaligus memberikan arahan langsung kepada jajaran di tingkat tapak.

Setiap catatan dan masukan dari tim OSA diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh personel untuk tetap konsisten menjaga performa. Kunjungan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak datang dari rutinitas semata, melainkan dari keberanian untuk terus mengevaluasi dan memperbaiki diri.

Penguatan koordinasi antara holding dan regional menjadi kunci dalam menjaga arah perusahaan tetap selaras. Dengan evaluasi berkala dan pengawasan langsung, setiap langkah yang diambil hari ini diharapkan menjadi fondasi bagi pencapaian yang lebih besar di masa depan.

Di tengah dinamika industri perkebunan yang terus berubah, satu hal tetap dijaga: disiplin dalam bekerja dan keberanian untuk terus berbenah. Dari ruang evaluasi hingga hamparan kebun, pesan itu ditegaskan produktifitas bukan sekadar target, tetapi hasil dari kerja yang terukur dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *