KOTA JAMBI – jambidfacto.com, Warga kota Jambi mendadak geger, malam sehabis Maghrib sekira pukul 19.15 WIB (Selasa, 22/09/2026) telah terjadinya ledakan di pusat perbelanjaan Jamtos.
Dari data yang didapat ada enam korban mengalami luka bakar. Korban tidak hanya berasal dari karyawan mall tersebut, tapi juga pengunjung.
Enam korban yang mengalami luka bakar telah mendapat penanganan medis, yaitu BS (49) seorang dosen warga Simpang III kotabaru, A (38) warga Simpangtiga Sipin, AA (24) warga Telanaipura, keduanya ialah karyawan swasta.
Lalu untuk karyawan Jamtos DE (28) warga Thehok, RS (25) warga Baganpete, PP (34) warga Legok.
Korban rata-rata mengalami luka bakar di bagian tangan dan muka, namun ada satu korban yang lumayan parah menderita luka bakar di bagian muka, dua tangan, dua kaki.
Sehingga mendapat perawatan berbeda di RSUD Raden Mattaher, sementara lainnya tersebar di RSUD Abdul Manaf dan RS Kambang.
Perkiraan terjadi ledakan pukul 19.18 wib, dari kronologi yang dihimpun sementara tercium dugaan kelalaian atau kurangnya pengawasan pada area berbahaya yaitu tepatnya di bagian dapur.
Salah satu warga sekitar, Ica, mengatakan dirinya mendengar suara ledakan sebelum mendengar karyawan berteriak meminta tolong.
“Dengar ledakan dan karyawan berteriak meminta tolong, lalu saya keluar melihat. Saya keluar sambil membawa ember berisi air untuk menyiram api,” ujar Ica. Dikutip dari jambiekspres.disway.id.
Menurut Ica, ledakan tersebut membuat bagian dapur Mal Jamtos mengalami kerusakan.
Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas dari salah satu tabung berukuran 50 kilogram. Dari dua tabung gas yang berada di lokasi, satu diantaranya dilaporkan meledak.
Ledakan menyebabkan seisi gudang Katering berantakan, dan terlihat kerusakan parah di bagian Platform bangunan.
Kapolsek Kota Baru AKP Riko mengatakan pihaknya telah mengamankan dua tabung gas dari lokasi kejadian.
“Kita sudah mengamankan dua tabung gas, saat ini kita masih menunggu hasil olah TKP,” kata kapolsek.
Disini lain, salah satu saksi menyebutkan, dia hendak ke gudang penyimpanan barang, kemudian terdengar suara ledakan dan kemudian terdengar suara gas bocor hingga tercium bau gas di bagian dapur atau gudang katering
Saksi langsung memberitahu keamanan mall Jamtos dan kemudian pihak keamanan menghubungi teknisi, teknisi bergegas mengecek dan kedalam, hanya berselang 5 menit kemudian gudang tersebut meledak.
Diiringi dengan semburan api, kemudian pihak Mall Jamtos menghubungi Damkartan kota Jambi, sekira 10 menit, 2 unit armada tiba di lokasi.
Dari kronologi sementara itu, ada indikasi dugaan kelalaian dan kurangnya pengawasan gudang. Disamping itu, seperti apa Sistem Deteksi & Alarm: Alat seperti detektor asap (smoke detector) dan panas (heat detector) yang memicu alarm suara saat mendeteksi tanda kebakaran. Juga Alat Pemadam Api Ringan (APAR), mengingat area dapur yang rawan kebakaran, bahkan sekelas pusat perbelanjaan?
Usai kejadian Tim INAFIS Polresta Jambi bersama Satreskrim Polresta Jambi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui secara pasti penyebab ledakan tersebut.
Hingga informasi ini disiarkan, belum mendapatkan keterangan resmi hasil penyelidikan dari Otoritas dan pihak berwenang setempat, belum ada juga pernyataan dari pihak pengelola Mall Jamtos.(*)









