jambidfacto.com – JAMBI, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE dalam rangkaian kegiatan Reses I Tahun 2026 sejak tanggal 01 s/d 04 April terus gencar turun ke lapangan guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Kali ini, meskipun bukan daerah pemilihan nya namun Kemas Faried Alfarelly (KFA) tetap semangat turun ke lapangan mendampingi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Jambi H. Saiful, SH yang juga merupakan anggota dewan dari fraksi Golkar yang berasal dari Dapil IV, Kecamatan Jelutung, Pasar Jambi, Pelayangan dan Jambi Timur.
Setibanya di Kelurahan Lebak Bandung, Kemas Faried Alfarelly (KFA) dan H. Saiful serta Ambo PPTK Bina Marga Dinas PUPR Kota Jambi beserta stafnya disambut oleh Lurah Lebak Bandung, Ketua RT, serta warga setempat yang sudah menunggu untuk meninjau lokasi jalan lingkungan (Jaling) yang sudah rusak parah.

Dengan mengendarai sepeda motor warga, KFA langsung melihat kondisi jalan Batam yang berada di RT 25, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi yang sudah rusak cukup parah.
Ketua RT. 25 Raden Deni Budianto didampingi wakilnya Bastari, menjelaskan bahwa Jalan Batam dibangun sekitar tahun 2016, namun saat ini kondisi jalan sudah mengalami penurunan kualitas akibat longsor yang dipicu aliran air.
“Jalan ini sudah sangat membutuhkan perbaikan, sebagian badan jalan tergerus air hingga longsor. Padahal ini merupakan akses penting penghubung antara wilayah Lebak Bandung dan Jelutung,” ujar Deni.
Menanggapi keluhan tersebut, KFA menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Ia menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan fasilitas umum yang vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Ini akan segera kita tindaklanjuti, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak, tentu akan menjadi catatan prioritas kami, kalau melihat kondisinya saat ini kemungkinan bisa ditanggulangangi dengan dana Swakelola Dinas PUPR Kota Jambi jadi mudah-mudahan tidak perlu menunggu Anggaran Tahun depan” tegasnya.
Selain meninjau jalan, KFA dan rombongan juga mengunjungi Masjid dan Ponpes Ainul Yaqin yang berdampingan dengan lokasi. Dalam peninjauan tersebut, pengurus masjid menyampaikan adanya kerusakan berupa retakan pada beberapa bagian bangunan yang diduga akibat dampak aliran air di sekitar lokasi.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.(*)












